Increase Page Rank for Blogger in No Time !

External links - Jquery You want to Increase Page Rank for Blogger or your site in no time ? Ok ,perfect ! All those what you have found from tips and tricks about SEO and Ranking may work ,but have you came across the tips which I found ?

All you need to try it here you wont be sorry ! go try it GUMGUM :) visit my another explained post about this tips about ranking

What is Twitter ,how to use it and what for ?

External links - Jquery Twitter is a service for friends, family, and co–workers to communicate and stay connected through the exchange of quick, frequent answers to one simple question: What are you doing?While Twitter may have started as a micro-blogging service, it is grown into much more than simply a tool to type in quick status updates. I often describe Twitter as a cross between blogging and instant messaging, but even that doesn't do it justice.

WHY USE TWITTER ? GO HERE AND READ WHY :)

Hide Blogger Navbar in New Blogger Blogspot !

External links - Jquery Want to get rid of the blogger toolbar in new blogger that just came out of beta ? If you have shifted your blogspot blog from old blogger to the new blogger beta, you may have noticed that the previous CSS code to remove the blogger navbar will no longer be effective. That's because Google now uses different CSS tags to display the blogger bar. [#navbar-iframe instead of #b-navbar] If you want to hide the navbar in your blogger blog, here's what you should do ! (these instructions refer to the "new" Blogger layouts templates) GO GET IT GUMGUM:)

Super Sexy Bookmarks Widget for Blogger !

Thumbnail image that says sleek button using photoshop that links to a Photoshop tutoril. Looking for professional Social Bookmark Buttons for your blog ! me too :) however, while i was searching the net too, I came across a post by Naeemnur, that had instructions for Blogger (BlogSpot.com) based blogs which was really good.If you have a blog on blogger you can definitely give this a try.

Its very attractive social bookmarking widget ! it can help you to let your visitors bookmark your page effectively .

for instructions about the use of this SEXY Social bookmarking widget ! you can go here and get it GUMGUM:)

Minggu, 23 Agustus 2009

Kyai Tholhah

Kiai Tholhah, Sosok Kiai Multi Talenta

“Makna multitalenta yang terdapat dalam pribadi Kyai Tolhah Hasan karena dalam diri Pak Tohah terdapat pribadi kiai dan ulama, birokrat dan bisnisman” kata-kata demikian di sampaikan Prof. Dr. Nasarudin Umar, Dirjen Bimas Departemen agama sekaligus rector PT IIQ ketika memberikan sambutan atas nama tim penulis dalam acara launching buku biografi Kyai Tolhah Hasan, di Jakarta (27/4/2007). Hadir sebagai pembicara, KH. Hasyim Muzadi, ketua umum PBNU, Nasaruddin Umar, Dirjen Bimas Islam, Solahuddin Wahid, dan Masykuri Abdillah. Sedangkan Komarudin Hidayat, rector UIN Jakarta didaulat menjadi moderator. Launching yang di gelar di Hotel Acacia ini dihadiri sejumlah ulama, tokoh agama, akademisi, aktivis, dan mahasiswa.

Sepanjang perjalanannya. Kiai Tholhah, panggilan akrab KH. Tholhah Hasan, sedikit berbeda dengan kebanyakan kiai-kiai terutama dalam lngkungan kiai nahdliyyin. Kiai Tholhah memiliki kepedulian dan konsentrasi dalam hal memperjuangkan pendidikan. Gebrakan yang pernah dilakukannya adalah memasukan mata pelajaran umum lebih banyak dibanding mata pelajaran agama. Sesuatu yang awalnya dianggap aneh dalam pendidikan warga NU. Komitman terhadap pemberdayaan manusia mengantar Kaia Tholhah menduduki kursi rektor di Universitas Islam Malang (UNISMA). Di UNISMA lah Kiai Tholhah semakin menunjukan kepeduliannya dan mematangkan langkah perjuangan dalam bidang pendidikan. Untuk kemudian mengantarkan belian menjadi Mentri Agama pada masa pemerintahan Abdurrahman Wahid.

”Tidak menutup kemungkinan jika seorang ulama menjadi bisnisman atau birokrat, pintu akan selalu terbuka. Bedanya jika ulama yang menjadi birokrat maka ruhnya tetap ulama yaitu takut kepada Allah,” tegas KH. Hasyim Muzadi menanggapi lika-liku menjadi ulama. Seraya menyebutkan beberapa kriteria seorang ulama, di antaranya memiliki ilmu yang amaliyah, ilmu yang ilmiyah, amal yang ilmiyah. Istiqomah, mengenal zamanya dan takut kepada Allah. Kriteria itu akan membedakan ulama dengan siapapun termasuk dengan kiai,” tandasnya. Menurut Kiai Hasyim, Kiai Tholhah adalah perpaduan antara kiai dan ulama. Jadi secara keilmuan tidak diragukan. Selain itu, menurut Pak Hasyim, seorang ulama harus mengenal zamannya. Pengetahuan ilmu yang dimiliki ulama harus diterapkan sesuai kondisi zamanya. Misalnya untuk Indonesia yang multikultural, tidak bisa diterapkan fiqih ahkam, yang pantas diterapkan adalah fiqih dakwah. Karena, selain multikultural, umat Islam Indonesia belum syar’i. Inilah hal fundamental yang membedakan ulama dengan tokoh agama. Ulama tidak akan menjadikan ilmunya sebagai fitnah. Artinya ulama bukan tidak mengetahui hukum segala sesuatu yang menyangkut soal agama, akan tetapi ulama akan terlebih dahulu melihat kondisi sosial umatnya. ”Ulama tidak menuduh kafir terhadap orang lain. Ulama juga tidak pernah marah-marah, apalagi berbuat anarkis,” tegasnya. Wejangan Kiai Hasyim yang cukup panjang lebar sempat membuat Komarudin Hidayat terkagum-kagum. Hingga sebagai moderator, Pak Koming, demikian panggilan akrabnya, menanggapi bahwa merugi jika warga nahdliyyin tidak merekam kata-kata Pak Hasyim yang semuanya reflektif dan sarat kebijaksanaan.

Sedangkan Utomo Danandjaja, aktivis sekaligus penggagas Universitas Paramadina mengatakan bahwa ia kesulitan mencari hal yang buruk dari diri Kiai Tolhah Hasan. Lebih lanjut, Mas Tom, demikian dia akrab disapa, mengatakan bahwa langkah Pak Tolhah yang peduli terhadap pendidikan formal patut diperjuangkan oleh warga NU. ”Itu adalah cita-cita yang agung, cita-cita membebaskan manusia layaknya Paulo Freire,” tegasnya.

Solahuddin Wahid, adik kandung Gus Dur menyoroti lemahnya perhatian terhadap keberadaan perintah zakat. Selama ini menurutnya, potensi zakat ada di kisaran 10,8 trilun. Angka yang potensial bagi pemberdayaan manusia. Potensi ini tidak banyak dilirik orang. Selain itu, pengorganisasiannya pun masih buruk. ”Orang kaya di luar negeri itu menyumbangkan 50% dari kekayaannya untuk kesehatan, pendidikan, dll. Bukankah itu setara dengan yang dilakukan Sayyidina Abu Bakkar Shiddiq, Umar, Usman, dan Ali?,” tandas Kyai Solah yang dikenal sebagai pengusaha seraya menyebut presenter kondang Oprah Winfrey yang menyumbangkan 100 juta dollar untuk pemberdayaan manusia. Umat Islam sepertinya patut mencontoh zakatnya Oprah Winfrey, tambahnya. [Ufi]

0 komentar:

Posting Komentar | Feed

Posting Komentar



 

TEMPLATES AND HACKS

Terimakasih Anda telah mengunjungi Kami .

PESANTREN TALENTA Copyright © 2009 REDHAT Dashboard Designed by SAER